Senin, 16 Juni 2014

KTP??

Perkenalkan, nama saya Fida. Bulan Mei lalu usia saya genap 17 tahun. Hari ulang tahun hanya saya lewati dengan biasa saja tidak ada yang spesial. Kecuali ucapan selamat dari beberapa teman dan acara makan malam dengan ,menu 'spesial' di rumah. Ya... hal tersebut masih lebih baik dibanding beberapa tahun yang lalu yang bahkan tidak pernah dirayakan. Namun, bukan itu hal saya yang ingin saya bahas. Melainkan tentang KTP. Loh kenapa?? Terus gue harus bilang wow gitu? (Ciyus? Miyapah?). Kenapa hal tersebut yang saya ingin bahas? Sebagai seorang Warga Negara Indonesia yang baik, seharusnya ketika saya berusia 17 tahun saya sudah mengurus bahkan pengurusan KTP sudah selesai. Namun, dari semua proses yang harus dilakukan mungkin baru sekitar 20% proses yang telah saya lakukan. Saya baru meminta surat keterangan tinggal di tingkat RT. Sisanya? Belum. Kenapa begitu? Kesibukan saya sebagai pelajarlah yang membuat pengurusan KTP saya terbelangkalai sampai sekarang. Pulang sampai siang, belum kegiatan luar sekolah atau tugas 'luar biasa' yang memakan waktu tidak sedikit. Belum lagi tidak ada orang yang bisa menemani. Sebenarnya kata teman-teman pengurusan KTP boleh diwakili. Namun, berhubung tidak ada orang yang dapat mengurus (semua orang sibuk dengan urusan masing-masing) ya... sampai sekarang belum selesai. Sebenarnya mungkin saya bisa mengurusnya sendiri. Namun, berhubung saya baru pertama kali dan pasti bingung apa yang harus saya lakukan sesampainya disana. Mungkin ditemani orang yang lebih dewasa merupakan solusi yang cukup baik. Seharusnya pengurusan KTP untuk pelajar lebih dipermudah baik dari segi tempat maupun waktu. Kan kasihan anak-anak yang ingin menjadi warga negara yang baik namun terhambat karena kesibukkan sekolah sehingga untuk pengurusan KTP menjadi terbelangkalai. Mungkin dinas pemerintah dan sekolah bisa diadakan kerja sama untuk memfasilitasi pengurusan KTP. Mungkin, baik pihak sekolah maupun pemerintah punya solusi yang lebih baik dan bagus? Kenapa tidak?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapakah negara yang teroris?